Keunikan Jaring Laba-Laba

30 May 2014
Author:  admin
Posted under: News

Jaring laba-laba tersebut memiliki banyak keistimewaan yang membuat para ilmuwan meneliti dan mencari inovasi baru yang berkenaan dengan kesejahteraan hidup manusia. Ilmuwan menggunakan benang laba-laba sebagai model ketika membuat bahan yang dinamakan Kevlar. Peluru berkecepatan seratus lima puluh meter per detik dapat merobek sebagian besar benda yang dikenainya, kecuali barang yang terbuat dari Kevlar. Tetapi, benang laba-laba sepuluh kali lebih kuat daripada kevlar. Benang ini juga lebih tipis dari rambut manusia, lebih ringan dari kapas, tapi lebih kuat dari baja, dan ia diakui sebagai bahan terkuat di dunia.
Jaring sutera laba-laba adalah material yang sangat kuat, 20 kali lebih kuat daripada baja dan dua kali lebih lentur dari pada serat poliamide. Dapat diregangkan hingga 31% tanpa patah, lebih lentur daripada serat aramid, lebih halus daripada rambut manusia dan lebih ringan daripada katun. Material ini seperti sehelai pensil tebal yang dapat menghentikan pesawat Boeing 747 seketika pada saat sedang terbang. Sutera laba-laba ini tersusun lebih dari 50% protein terpolimerisasi yang disebut fibroine dengan berat molekul antara 200.000 – 300.000.
Selain karena kemampuannya yang luar biasa, laba-laba juga merupakan spesies binatang yang penyebarannya sangat luas dan relatif mudah di dapat. Hingga sekarang, sekitar 40.000 spesies laba-laba telah ditemukan dan digolongkan ke dalam 111 suku. Akan tetapi mengingat bahwa hewan ini begitu beragam, banyak di antaranya yang bertubuh amat kecil, seringkali tersembunyi di alam, dan bahkan banyak spesimen di museum yang belum terdeskripsi dengan baik, diyakini bahwa kemungkinan ragam jenis laba-laba seluruhnya dapat mencapai 200.000 spesies.

Secara garis besar pemanfaatan jaring laba-laba dibagi menjadi tiga kelompok;
a) Sebagai bahan tekstil
Jaring laba-laba mempunyai keistimewaan yaitu kuat dalam menahan tekanan dan memiliki elastisitas yang baik, sehingga sangat baik untuk digunakan sebagai bahan tekstil seperti rompi anti peluru, pakaian yang resistant terhadap robekan, sabuk pengaman, parasut dan jaring.
b) Sebagai bahan polimer yang ramah lingkungan
Jaring laba-laba memiliki sifat bioaktif yang baik terhadap lingkungan sehingga sangat baik untuk bahan polimer pembuatan plastic atau fiberglass contohnya botol biodegradable.
c) Sebagai bahan biomedis
Karena memiliki sifat anti bakteri dan biocompatible, sehingga dapat dimanfaatkan dalam medis sebagai benang jahit pada pembedahan, bahan perekat pada tendon, serta bahan untuk pembuat ligament buatan. (Sumber: di ambil dari beberapa sumber)

Related Post
Popular Post

Popular Posts