XcellentGeneration SMPN 8 Tangerang Selatan

15 Feb 2016
Author:  cerebcerdas
Posted under: News

Minggu ini Cerebrovit akan mendatangi SMP 8 Tanggerang selatan. Sekolah yang murid-muridnya cerdas dan eksis ini ternyata memiliki sejarah yang cukup menarik loh, mau tahu bagaimana sejarahnya? Yuk simak ceritanya dibawah ini: Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari berbagai sumber yang kemudian didukung dengan dokumen-dokumen resmi, diketahui bahwa pendidirian SMP Puspiptek, pada dasarnya merupakan bagian integral dari pembangunan dan partisipasi sosial PUSPIPTEK dalam bidang pendidikan Nasional. Pendirian dan eksistensi SMP Puspiptek, dibangun secara “kolektif” dengan melibatkan seluruh elemen yang ada di Kawasan Puspiptek dan sekitarnya, dengan peranan formal (domain) berada di jajaran Direksi dan Staf Pupsiptek. Tujuan awal dan utama pendirian SMP Puspiptek, pada dasarnya adalah untuk Memenuhi Kebutuhan Sarana Prasarana Pendidikan bagi putera-puteri Pegawai yang bekerja di Kawasan PUSPIPTEK, khususnya pada saat itu ditujukan bagi putera/puteri pegawai yang baru memasuki Kawasan Puspiptek, baik yang berasal dari LIPI Bandung, BATAN Yogykarta, maupun BPPT Jakarta. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan, baik kuantitas maupun kualitas SMP Puspiptek, kemudian berkembang atas dorongan dari berbagai pihak untuk meningkatkan mutu SMP Puspiptek ini melalui perubahan status dari semula yang “bersifat relatif-ekslusif” menjadi sekolah negeri.

Kebutuhan dan dorongan untuk merubah status tersebut ternyata mendapatkan respon positif dan dukungan konkret (moral maupun material) dari Direksi PUSPIPTEK dan para Pimpinan Lembaga di Kawasan PUSPIPTEK untuk memenuhi persyaratan dan ketentuan Depdikbud (pada saat itu) tentang Pendirian dan Status SMP Negeri. Dukungan dan Komitmen Direksi PUSPIPTEK untuk memenuhi persyaratan dalam rangka perubahan status dan pengembangan menjadi SMP Negeri, dituangkan dalam Surat Katua Direksi PUSPIPTEK, sebagai berikut: 1). Surat Ketua Direksi PUSPIPTEK: • Nomor : 391/KD/PPIT/I/91, tanggal 30 Januari 1991 • Tentang : Penegrian SMP PUSPIPTEK • Ditujukan kepada Kepala Kanwil Depdikbud Jawa Barat Ringkasan isi Surat: … Direksi Puspiptek, menyatakan bersedia menyerahkan sebidang tanah milik negara (PUSPIPTEK) seluas 20.000 m2 kepada Depdikbud yang di atas tanah tersebut telah didirikan bangunan gedung SMP PUSPIPTEK … Dukungan tersebut, kemudian ditindaklanjuti dengan surat kedua dari Direksi PUSPIPTEK, sebagai berikut: 2). Surat Ketua Direksi PUSPIPTEK: • Nomor : 339/KD/PPIT/XII/91, Tanggal 24 Desember 1991 • Tentang : Penegrian SMP PUSPIPTEK • Ditujukan kepada Direktur Pendidikan Menengah Umum, Dirjen Dikdasmen Depdikbud Ringkasan isi Surat: … Dari 20.000 m2 yang dipersyaratkan untuk penegrian, pada saat ini baru menyerahkan 4.455 m2 dan dapat di perluas hingga 8.000 m2. Surat tersebut disertai dengan Surat Pernyataan No. 341/KD/PPIT/XII/1991-tanggal 24 Desember 1991 – di atas Meterai, yang ringkasannya berisi: … Direksi Puspiptek menyatakan kesediaan menyerahkan tanah, gedung dan perlengkapannya kepada Depdikbud, dan bersedia menyerahkan tanah yang diperlukan lebih lanjut. Berdasarkan proses dan korespondensi untuk memenuhi persyaratan tersebut, serta dengan adanya konsistensi dan komitmen dukungan pihak Direksi PUSPIPTEK diatas, maka selanjutnya SMP PUSPIPTEK dinyatakan memenuhi persyaratan menjadi SMP NEGERI 4 SERPONG. Penetapan STATUS tersebut ditetapkan melalui Keputusan Mendikbud Nomor 0216/0/1992, Tanggal 5 Mei 1992, Tentang Pembukaan dan Penegrian Sekolah, Tahun Pelajaran 1991/1992. Pada awalnya pendiriannya sejak tahun 1992 bernama SLTP Negeri 4 Serpong, kemudian pada tahun 2005 berubah menjadi SMP Negeri 2 Cisauk. Hal ini disebabkan oleh adanya pemekaran wilayah kecamatan dari Serpong menjadi Kecamatan Cisauk Kabupaten Tangerang dan kini menjadi Kecamatan Setu Kota Tangerang Selatan.

SMP-NEGERI-8-KOTA-TANGERANG-SELATAN-2013-11-02-13.58.24-e1383412122734-768x1024

Pada saat ini kami mengalami pemekaran wilayah Kabupaten/Kota, dan Kecamatan Setu masuk dalam wilayah Kota Tangerang Selatan. Berdasarkan Peraturan Wali Kota Tangerang Selatan No. 10 tahun 2009 tentang perubahan Nama Sekolah, SMP Negeri 2 Cisauk telah berubah namanya menjadi SM Adiwiyata adalah salah satu program Kementerian Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Diharapkan setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat dan menghindari dampak lingkungan yang negatif. Adiwiyata mempunyai pengertian atau makna sebagai tempat yang baik dan ideal dimana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup kita dan menuju kepada cita-cita pembangunan berkelanjutan. Tujuan program Adiwiyata adalah mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. SMPN 8 Tangerang Selatan sebagai sekolah unggulan yang menjunjung tinggi nilai kebersihan serta memiliki warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, mendapatkan penghargaan dari walikota Tangerang Selatan Sebagai salah satu sekolah Adiwiyata di Wilayah Kota Tangerang Selatan. Dengan hal ini di harapkan seluruh warga sekolah semakin termotivasi lagi untuk mempertahankan dan meningkatkan kebersihan di sekolah kita tercinta. P Negeri 8 Kota Tangerang Selatan.

Tags:
Related Post
Popular Post

Popular Posts